Pemetaan Sosial Kel. 119 di Dusun Satu

Kelompok 119pemetaan-sosial

Gamabar. Pemetaan Sosial Dusun Satu Sukarame. Arsip Kel. 119

Pemetaan sosial yaitu pemetaan terhadap suatu wilayah dengan tujuan untuk menggambarkan kelebihan maupun hambatan pada suatu wilayah tersebut. Salah satunya pemetaan sosial pada Desa Sukarame khususnya dusun satu. Gambaran atau deskriftif pemetaan sosial dusun satu yaitu.

Dusun satu terdiri dari beberapa kampung, diantaranya kampung Segleng, Babakan Ciperang, Talun Hilir, Talun Tonggoh yang di batasi oleh gapura yang terbuat dari bambu.

Aktifitas masyarakat di dusun satu beragam, mulai dari pertanian, kerajinan, pendidikan. Hal tersebut tidak lain yaitu untuk memeprtahankan hidup masyarakat dusun satu sebagai mahluk sosial. Hampir semua masyarakat memilki aktifitas yang sama setiap harinya yaitu mayoritas bertani.

Keberadaan dusun satu memilki potensi dan kelemahan yang selalu dimilki setiap daerah dimanapun. Hanya saja potensi dan kelemahan setiap desa selalu berbeda.

Jika membahas mengenai potensi yang ada di dusun satu ada beberpa potensi yang ada di dusun satu yang dapat dikembangkan atau dipertahankan sebagai bekal untuk sumber pencaharian warga dusun satu.  Potensi tersebut diantaranya;

  1. Pertanian

img_20170223_073753

Perkebunan Palawija Cabai/ kel. 119

Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakuakan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku insudtri, atau sumber energy, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya.

Pertanian dalam penegrtian yang luas mencakup semua kegiatan yang melibatkan pemanfaatan mahluk hidup (termasuk tanaman, hewan, dan mikroba) untuk kepentingan manusia. dalam arti sempit, pertanian diartikan sebagai kegiatan pembudidayaan tanaman. Pertanian yang ada di dusun satu yang menjadi sumber aktifitas  warga yaitu berupa pesawahan dan  perkebunan palawija. Dimana hal tersebut menjadi sumber pengahsilan masyarakat dusun satu mulai dari RW. 01 sampai RW. 05.

Pesawahan yang terletak di dusun satu sangat luas, hampir semua warga di dusun satu memilki pesawahan yang luas sebagai sumber pencaharian dan sumber aktifitas setiap harinya. Hal tersebut dilihat dari intensitas keberadaan masyarakat di siang hari cenderung sepi dibandingkan sore hari. Hal tersebut karena pada siang hari masyarakat  setempat beraktifitas bertani. Dari adanya pesawahan, masyarakat dusun satu tak pernah kekurangan bahan makanan pokok yaitu beras, bahkan masyarakat dapat menjual selebihnya dari bekal untuk hidup masing-masing.

dsc_0400

Gambar. Pasawahan Dusun Satu/ kel.119

Palawija, yaitu tanaman selain padi yang di tanam di pesawhan, ladang, kebun dan tempat lainnya. Palawija seperti cabai, tomat, timun, pisang, alapukat, buncis, jagung, jambu dan kentang.

img-20170225-wa0032

Gambar. Hasil Panen Palawija Cabai Hijau Dusun Satu, Sukarame /Kel.119

Hampir semua masyarakat yang ada di dusun satu, memilki kebun palawija yang menjadi sumber pencarian dan sumber perekonomian masyarakat dusun satu. Perkebunan palawija yang memanjang membuat masyarakat dusun satu selalu memilki penghasilan jangka panjang. Untuk setiap hasil panen dari palawija kebnayakn diimpor atau di kirim untuk dijual ke Cibitung dan Jatinegara. Salah satunya hasil panen timun milik Pak Amin yang mencapai 5 kwintal yang langsung diimpor  ke Cibitung dan Jatinegara.

Dengan adanya pertanian palawija tersebut membuat masyarakat dusun satu memilki rutinitas dan pengahsilan tetap jangka panjang. Mulai dari RW. 01 sampai RW. 05 memilki pesawahn dan perkebunan palawija.

  1. Kerajinan

ksrinding

Gambar. Karinding Kesenian dari Bambu/kel. 119

Kerajinan adalah hal yang berkaitan dengan buatan tangan atau kegiatan yang berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui keterampilan tangan (kerajinan tangan). Kerajian yang dibuat biasanya terbuat dari berbagai bahan. Dari kerajinan ini menghasilkan hiasan atau benda seni maupun barang pakai. Biasanya istilah ini diterapkan untuk cara tradisional dalam membuat barang-barang. Kerajinan tangan bisa terbuat dari barang-barang bekas seperti botol bekas, kardus, dan plastik makanan.

Kerajinan juga dapat di bedakan menjadi 2 bahan, yaitu kerajinan dari bahan alam seperti serat, bambu, rotan, daun kering dan bahan alam lainnya. Sedangkan bahan kerajinan buatan yaitu bahan kerajinan dari plastik, gips, sabun, lilin dan lain-lain.

anyaman-bungkus-kopi

Gambar.Tas anyaman bungkus kopi /kel. 119

Untuk di dusun satu, kerajinan yang ada yaitu kerajinan bahan alam dari bambu yang dibuat menjadi alat musik sepeti angklung, karinding dan anyaman. Selain itu juga ada kerajinan yang dibuat oleh warga dusun satu yaitu kerajinan dari bahan bekas seperti anyaman tas, tiker, pernak pernik rumah dari kantong kopi bekas. Dari kesenian tersebut juga dapat menghasilkan uang tentunya dari hasil penjualan karya kesenian tersebut.

  1. Pendidikan

Pendidikan adalah pembelajaran  pengetahuan , keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak. Pendidikan terdiri dari pendidikan formal dan non formal.

img-20170214-wa0013

Gambar. Aktifitas Kegiatan Belajar Mengajar Diniyah dusun satu/ kel. 119

Mengenai pendidikan yang ada di dusun satu itu terbailang banyak baik itu pendidikan formal maupun non formal. Pendidikan formal seperti Sekolah Dasar (SD) ada satu yaitu SD 1 dan 2 Sukarame yang terletak di sebelah kantor Desa Sukarame. Mengani murid yang ada di SD Sukarame tersebut merupak anak didik dari berbagai daerah di Desa Sukarame. Selain SD sekolah madrasah diniyah juga banyak terdapat di dusun satu, jumlahnya lebih banyak dibandingkan SD.  Jumlah diniyah yang ada di dusun satu yaitu ada 4 dari 5 RW yang terdapat di dusun satu. Sedangka pendidikan non formalnya, lebih ke keagamaan yaitu pengajian rutin setiap hari setelah magrib. Selain anak kecil atau remaja, orangtuapun ada jadwal pengaajian rutin dalm seminggu bisa mencapai 3 kali pengajian. Hal ini pengaruh dari penerapan turun temurun bahwa Desa Sukarame kental akan keagamaanya.

Fasilitas masyarakat yang ada di dusun satu atau banguna yang digunakan untuk kepentingan umum yaitu kantor desa, masjid yang berjumlah kurang lebih 6 mesjid dari jumlah 5 RW.

  1. Pabrik

dsc_1066

Gambar. Proses pemindahan bata kering ke tempat pembakaran/kel. 119

Di dusun satu, terdapat juga pabrik pembutan batu bata, sebagai sumber penghasilan warga dusun satu. Batu bata yang tebuat dari tanah liat juga menjdi sumber perekonomian dan sumber aktifitas warga dusun satu. Melalui pengolah atau pembuatan yang pajang sepeti pencetakan, pengeringan, pembakaran baru setelah itu bisa di jual ke pemasoknya. Kualitas batu bata cukup bagus yang terdapat di Desa Sukarame. Mengenai harga atau upah dihitung berdasarkan satu buah bata itu kisaran 40,- jika dihitung ratusan makan 200 buah batu bata hanya menghasulkan upah 20.000,-.

  1. Lain-lain

Selain ketiga kegiatan pokok di atas ada kegiatan lain yang dilakukan oleh masyarakat dusun satu Desa Sukarame untuk menambah penghasilan, dianaranya jualan makanan ringan, seblak, berbagai macam es dan lainya.

Kolam ikan atau balong juga menjadi sumber aktifitas atau sumber penghasilan warga dusun satu namun tidak diprioritaskan oleh mereka. (KKNSisdamas2017/kel.119-nnw).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s