Mengenal Pendidikan Desa Sukarame

img-20170213-wa0033

Murid-murid salah satu sekolah agama dan pengajian al-quran sedang belajar di kelas yang ada di Desa Sukarame. Selasa (14/02/2017). (KKN/nnw).

Garut- Pendidikan bagian terpenting dalam kehidupan, tak mengenal usia pendidikan itu kewajiban bagi setiap orang untuk menuntunnya. Sebagai mahluk sosial, segala sesuatu yang kita kerjakan ada ilmunya, dan itu semua dapat kita dapatkan dengan kita mengenyam pendidikan atau mencari ilmu walaupun satu ayat. Baik itu ilmu agama, sosial, ilmu alam, teknologi, pertanian,kesehatan  dan ilmu yang lainnya selama ilmu yang kita dapatkan atau kita cari tidak menyesatkan kehidupan di dunia dan di akhirat.

Banyak macam tempat pendidikan yang terdapat di dunia sesuai dengan ilmu-ilmunya. Setiap orang berhak mengambil focus pendidikan apa saja sesuai dnegna kemampuan. Namun pada awalnya sama saja setiap orang harus mengenyam pendidikan  secara bertahap mulai dari pendidikan formal seperti, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-anak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Perguruan Tinggi.

Selain pendidikan formal di atas kita juga bisa mncari pengetahuan di pendidikan non formal, sepeti pengajian, mengikuti les, mengikuti ekskul dan pendidikan non formal lainnya. semua itu harus seimbang.

Semua tempat pasti memiliki tempat atau fasilitas pendidikan baik itu formal maupun non formal, seperti di Desa Sukarame Kecamatan Leles Kabupaten Garut. Beberapa pendidikan formal atau non formal. Seperti di kota atau desa lain pendidikan Sekolah Dasar selalu ada. Yang membedakan dari daerah lain desa Sukarame merupakan daerah yang pendidikan agamanya berjumlah banyak dibandingkan Sekolah Dasar atau pendidikan umum.

img-20170214-wa0013

Aktifitas mengajar sekolah diniyah yang dilakukan mahasiswa KKN Sisdamas 2017 di salah satu  Desa Sukarame. Selasa (14/02/2017). (KKN/nnw).

Begitupun dilihat dari murut atau siswanya hampir semua umur mengenal pendidikan agama baik itu belajar ngaji al-quran maupun belajar kitab seperti layaknya di pesantren. Tapi anak-anak sangat semangat dalam mengikuti pendidikan tersebut setiap harinya. Hal tersebut salah satunya untuk membentuk karakter anak yang memilki pengetahuan agama yang banyak.

Hampir setiap rw terdapat sekolah diniyah, jika para pendatang atau orang yang baru datang ke Desa Sukarame pasti merasakan suasana kerohaniannya dengan melihat masjid yang berderet di pinggir jalan. (story KKN/ nnw).

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s