Desa Sukarame Salah Satu Pemasok Jagung Impor

dsc_0276

Ibu Iting (60) dan Ibu Anah (46) sedang memproses memisahkan biji jagung dari tolol (batang) jagunng yang kemudian akan dijemur, Sabtu (11/02/2017). ini dilakukan di rumah Ibu Iting yang terletak di Desa Sukarame. (KKN/nnw). 

Garut- Produksi jagung merupakan pencaharian warga Desa Sukarame yang sudah lama digeluti, hampir semua warga Desa Sukarame memilki kebun jagung untuk menyambung perekonomian hidupnya. Untuk menjualnya, mereka menjualnya ke salah satu agen yang ada di Desa Sukarame.Sabtu (11/02/2017).

Untuk produksi jagung sampai ke penjual, ada beberapa cara yang harus warga kerjakan sepeti memisahkan biji jagung dari batangnya, menjemur jagung sampai kering. Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu warga Sukarame, Iting (60) saat dijumpai di kediamannya.

Harga jual dari petani ke agen dihitung per kilogram yaitu mencapai Rp. 3200 untuk biji jagung yang sudah dipisahkan dari tolol (batang ) jagunnya.lama produksi setelah dipanen sampai siap dijual membutuhkan waktu yang cukup lama, yaitu mencapai empat bulan.

“Dari paneh ke siap di jual itu lama membutuhkan waktu 4 bulan, jadi gak bisa lngsung dijual, harga per kilo nya teh Rp. 3200 diterima oleh agen the,” ujar Iting (60). Sabtu (11/02/2017).

Setalah jagung siap dijual, warga menjualnya ke salah satu agen yang terdapat Di Desa Sukarame. Dari agen, jagung tersebut di kirim ke beberapa kota yang kemudian di oleh menjdi produk-produk makanan dan minuman.(nnw).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s